Opening Time :  Monday‑Saturday  09:00‑21:00   WIB
Call Now / WhatsApp :  08997085631

Our news

Mitos Seputar Pengisian Baterai Smartphone Android

Mitos Seputar Pengisian Baterai Smartphone Android

Ketika membicarakan soal baterai, banyak sekali aturan yang harus kamu taati supaya baterai ponsel pintar (smartphone) kamu tetap awet. Namun, apakah seluruh aturan yang pernah kamu dengar itu 100% benar atau hanya mitos belaka?

Melalui artikel ini RAPIHCENTER menyampaikan lima mitos dalam pengisian baterai ponsel pintar Android.

1. Menggunakan charger tidak resmi akan merusak baterai

Ini merupakan mitos yang tidak benar. Sebelum melanjutkan, perlu diingat bahwa “tidak resmi” di sini maksudnya menggunakan alat pengisi daya (charger) yang berbeda dengan merek ponsel pintar yang digunakan. Pada kenyataannya, menggunakan alat pengisi daya merek apapun tidak akan memberikan masalah kepada baterai, selama alat pengisi daya yang kamu gunakan masih berfungsi dengan baik.

Lain halnya apabila kamu menggunakan alat pengisi daya palsu atau tiruan yang memang tidak dibuat di pabrik yang resmi atau sah. Menurut penelitian yang telah dilakukan sebelumnya, menggunakan alat pengisi daya yang palsu atau tiruan dapat merusak baterai dan memperpendek masa hidup baterai. Jadi, berhati-hatilah ketika menggunakan alat pengisi daya ya!

2. Tidak boleh menggunakan ponsel pintar ketika sedang dicas

Mitos. Kamu boleh menggunakan ponsel pintar kamu sesuka hati ketika sedang dicas. Namun perlu kamu ingat, selama kamu tidak menggunakan alat pengisi daya dan baterai palsu atau tiruan, hal ini boleh-boleh saja kamu lakukan. Tahukah kamu kalau pernah terjadi kasus ponsel pintar yang meledak ketika dicas karena menggunakan alat pengisi daya dan baterai palsu atau tiruan.

Sebenarnya, alasan banyak orang mengatakan untuk tidak menggunakan ponsel pintar ketika sedang dicas adalah supaya membuat baterai ponsel pintar cepat penuh dan tidak panas. Ponsel pintar Android akan mengalami kenaikan suhu ketika dicas, dan menggunakannya untuk aktifitas yang berat (bermain game misalnya) akan membuat ponsel pintar semakin panas. Apabila ponsel pintar kamu menjadi terlalu panas, dapat merusak baterai bahkan komponen ponsel pintar kamu.

3. Mengisi daya baterai semalaman akan merusak baterai

Ini adalah mitos. Ponsel pintar kamu adalah ponsel yang “pintar” karena dapat menghentikan aliran arus listrik apabila baterainya sudah penuh ketika sedang dicas. Oleh karena itu, meninggalkan ponsel pintar kamu untuk dicas semalaman adalah hal yang aman untuk kamu lakukan dan tidak akan merusak baterai.

Namun, lain halnya apabila ketika dicas semalaman ponsel pintar kamu menjadi panas. Seperti yang telah dikatakan sebelumnya apabila ponsel pintar Android menjadi terlalu panas, dapat merusak baterai dan komponen di dalam ponsel pintar. Oleh karena itu, apabila kamu ingin meninggalkan ponsel pintar kamu untuk dicas semalaman, lepaskan aksesoris pelindung ponsel dan letakkan ponsel pintar kamu di tempat yang sejuk.

4. Ponsel pintar Android tidak perlu dimatikan

Menyalakan ponsel pintar kamu terus menerus bukanlah hal yang baik. Seperti laptop atau komputer, apabila menyala terus menerus lama kelamaan akan menjadi panas, kemudian beroperasi dengan lambat. Begitu pula dengan ponsel pintar Android, apabila menyala terus menerus akan menjadi mudah panas sehingga merusak baterai dan komponen ponsel pintar kamu.

Matikanlah setidaknya seminggu sekali, atau matikan di malam hari ketika kamu sedang tidur. Hal ini juga dapat dilakukan untuk membuat baterai ponsel pintar tetap awet lho!

5. Cas ponsel pintar Android setelah benar-benar mati

Ini adalah mitos, jangan pernah lakukan hal ini. Baterai lithium ion di ponsel pintar Android seperti yang saat ini digunakan akan menjadi tidak stabil ketika dayanya mencapai 0%. Apabila hal ini terus dilakukan, jangan kaget apabila baterai ponsel pintar kamu cepat bocor.

Lakukanlah pengisian daya apabila daya baterai sudah mencapai 20%. Bahkan, kamu dapat mengisi daya ponsel pintar Android kamu setiap saat, meskipun baru berkurang sedikit, selama hal itu tidak membuat ponsel pintar kamu menjadi terlalu panas.

Tips Perawatan Smartphone Android

Tips Perawatan Smartphone Android

Ponsel pintar (smartphone) dengan sistem operasi Android telah memberi kemudahan bagi penggunanya untuk berkomunikasi dan menikmati hiburan. Bukan sekadar melakukan panggilan telepon atau berkirim pesan, ponsel pintar Android juga bisa memotret, menonton video, menjelajah internet, sampai bermain.

Satu hal penting untuk menjaga ponsel pintar Android ini tetap berguna adalah dengan cara merawatnya. Bukan hanya merawat kondisi fisik, tetapi juga merawat komponen peranti keras dan peranti lunaknya.

Berikut ini beberapa tips perawatan smartphone Android:

1. Pakai pelindung layar dan pelindung ponsel
Kondisi fisik ponsel pintar harus tetap dijaga agar mata kita tetap sedap memandangnya. Hal yang pertama lakukan untuk melindungi kondisi fisik ini adalah memasang pelindung layar (screen protector) untuk menghindari bekas goresan pada layar yang bisa membuat pengalaman bernavigasi menjadi tidak nyaman. Cukup pergi ke pusat perbelanjaan untuk mencari pelindung layar yang ukurannya pas dengan ponsel pintar.

Selanjutnya bisa dengan memakai aksesori pelindung ponsel (casing). Ini penting untuk melindunginya dan meminimalkan lecet atau rusak jika ponsel pintar terjatuh.

2. Hindari panas berlebih dan air
Baterai ponsel akan lebih cepat turun kapasitasnya ketika berada dalam kondisi panas. Oleh karena itu sebisa mungkin jangan terus-menerus menghabiskan waktu dengan membuka game di ponsel pintar Android dan sudahi permainan jika suhu ponsel pintar sudah terlalu panas.

Hindari juga ponsel pintar dari panas matahari langsung dan simpan di tempat yang suhunya terjaga. Baterai lithium-ion punya usia antara tiga sampai lima tahun. Baterai bisa berumur lima tahun jika dirawat dengan baik dan berada di tempat yang sejuk.

Sekadar catatan, pada suhu rata-rata 25 derajat celcius, baterai lithium-ion akan kehilangan kapasitas sekitar 20 persen per tahun. Jika berada di suhu 40 derajat celcius, dia kehilangan kapasitas lebih cepat, bisa 35 persen per tahun.

Penting pula menjaga agar ponsel pintar tidak terkena air. Pastikan ponsel tidak berada di kantung kemeja ketika kamu sedang mencuci tangan di wastafel, dan khususnya genggam erat ponsel ketika kamu misalnya sedang mengabadikan keindahan matahari terbenam di pantai. Karena, air laut bisa membuat logam-logam pada komponen menjadi berkarat dan pada akhirnya merusak ponsel pintar.

3. Isi daya baterai sebelum kehabisan tenaga
Sebisa mungkin hindari pemakaian baterai ponsel pintar hingga benar-benar habis karena hal itu akan merusak kemampuan baterai dalam menyimpan daya. Luangkan waktu kamu untuk mengisi daya baterai setiap kali ponsel pintar memberi notifikasi baterai lemah. Biasanya notifikasi itu muncul jika daya baterai tersisa 15 persen.

Setelah disiplin mengisi daya baterai sebelum ponsel pintar kehabisan tenaga, pastikan juga kamu selalu cabut alat pengisi daya (charger) jika baterai sudah berada pada posisi 100 persen. Jangan biarkan alat pengisi daya terus menancap di ponsel pintar karena dapat merusak baterai.

4. Tutup aplikasi yang tidak digunakan
Kinerja sistem operasi Android punya kecenderungan melambat jika terlalu banyak menjalankan aplikasi, apalagi jika banyak membuka aplikasi kelas berat. Bisa-bisa kinerjanya berhenti mendadak.

Oleh karena itu, luangkan waktu kamu untuk menutup beberapa aplikasi yang berjalan di latar belakang. Kamu juga dapat mengunduh dan memasang aplikasi manajemen dengan fungsi utama membunuh aplikasi yang berjalan di latar belakang.

5. Manfaatkan aplikasi manajemen memori
Kamu dapat mengunduh dan memasang aplikasi manajemen memori yang gratis atau berbayar dari Google Play Store. Aplikasi semacam ini dapat melakukan defragmentasi pada media penyimpanan data di ponsel pintar atau untuk memulihkan informasi yang hilang. Defragmentasi membantu mengatur ulang setiap data yang disimpan pada media penyimpanan untuk ditempatkan secara berdekatan agar ruang kosong yang tersedia makin besar.

6. Hapus cache dan cookies pada aplikasi browser
Cache atau tembolok dalam teknologi informasi merupakan mekanisme menyimpan data atau instruksi yang sering diakses. Hal ini juga diterapkan pada aplikasi peramban (browser) di ponsel pintar Android.

Sedangkan cookies merupakan informasi atau data yang dibuat oleh sebuah situs web agar disimpan pada aplikasi browser untuk membantu melacak riwayat kunjungan ke situs web tersebut.

Penjelajahan internet dalam jangka panjang dapat menyebabkan penumpukan data cache dan cookies dalam memori ponsel pintar. Penumpukan ini dapat menyumbat memori aktif ponsel pintar dan memperlambat kemampuan berselancar internet.

Menghapus cache dan cookies dapat membantu membebaskan beberapa memori dan mempercepat kinerja saat berselancar. Kamu dapat menghapus kedua jenis data di dalam masing-masing aplikasi browser. Sebagai contoh, kamu bisa menghapus cache dan cookies di aplikasi peramban Google Chrome dengan klik pada “Setelan,” kemudian “Privasi”. Di sana ada pilihan untuk “Hapus Data Penjelajahan” dan segera konfirmasi jika ingin menghapusnya.

7. Hapus aplikasi dan data yang tak terpakai
Beberapa pengguna terkadang tetap membiarkan sebuah aplikasi berada di ponsel pintarnya walaupun aplikasi tersebut jarang digunakan. Jika aplikasi ini dihapus sebenarnya akan memberikan ruang kosong pada media penyimpanan.

Ruang kosong akan semakin banyak jika kamu menghapus foto atau video yang tidak berharga. Beberapa foto dan video itu kadang terunduh secara otomatis dari aplikasi pesan instan yang hanya membuat sesak memori. Jika punya waktu luang, masuk saja ke galeri media lalu pilih beberapa foto dan video yang dinilai tidak berharga untuk segera dihapus.

8. Pakai aplikasi antivirus
Untuk menjaga ponsel pintar dari serangan program jahat atau virus, pastikan kamu memasang aplikasi antivirus yang banyak tersedia secara gratis di Google Play Store seperti Norton, Symantec, Kaspersky, atau McAfee. Setelah mengunduhnya, jangan lupa terus memperbarui keamanan pada aplikasi antivirus ini agar ponsel pintar kamu dapat mendeteksi dan terlindung dari virus jenis baru.

Kami mengimbau agar pengguna hanya mengunduh aplikasi dari Google Play Store atau toko aplikasi yang bisa dipercaya dan dikelola dengan baik. Jangan mengunduh aplikasi dari sumber yang tidak jelas karena bisa jadi aplikasi tersebut telah disisipi oleh virus jahat yang berpotensi mencuri informasi atau data milik kamu.

Pada akhirnya, kamu dapat menjaga performa prima pada ponsel pintar Android dengan tidak membebani memorinya. Semoga semua tips sederhana ini berguna untuk kamu. Selamat mencoba guys!

Tips Menghemat Daya Baterai Smartphone

Tips Menghemat Daya Baterai Smartphone

Seringkali ketika kamu sedang menggunakan ponsel pintar (smartphone) untuk beraktivitas, tanpa disadari daya baterai ponsel pintar kamu tiba-tiba saja berada di kondisi lemah. Padahal, sepertinya baru 2 jam yang lalu kamu mengisi daya baterainya. Pernahkah kamu mengalami kondisi seperti itu?
Baterai ponsel pintar kapasitas kisaran 1300 – 1500 mAh seharusnya dapat tahan hingga sepuluh jam dalam pemakaian normal (meramban internet, mendengarkan musik, dan membuka aplikasi yang ringan). Namun, terkadang kamu melakukan hal-hal yang tanpa disadari membuat daya baterai ponsel pintar Android kamu cepat habis.
Dalam kesempatan kali ini, kami memberikan lima tips untuk menghemat daya baterai ponsel pintar Android supaya tidak cepat habis.

1. Matikan ponsel pintar ketika tidak digunakan
Apabila kamu berencana untuk tidak akan menggunakan ponsel pintar dalam beberapa jam ke depan, matikan saja ponsel pintar kamu untuk menghemat daya baterai. Misalnya, ketika kamu sedang berkendara jauh, berada di dalam rapat, atau sedang tidur, mematikan ponsel pintar selama beberapa jam dapat menghemat daya baterai jauh lebih banyak ketimbang hanya menguncinya. Perlu kamu ingat, menyalakan ponsel pintar cukup memakan banyak daya baterai daripada membuka ponsel pintar dari posisi mengunci. Oleh karena itu, jangan terlalu sering mematikan kemudian menyalakan ponsel pintar karena efek dari hal tersebut malah dapat berbalik membuat daya baterai menjadi boros. Matikan ponsel pintar kamu apabila kamu tahu tidak akan menggunakannya dalam beberapa jam ke depan.

2. Matikan fungsi getar
Fungsi getar menggunakan daya baterai lebih banyak dari nada dering. Ini adalah kesalahan umum yang mungkin kamu lakukan ketika menyetel mode getar dan sunyi pada ponsel pintar. Ketika ponsel pintar mengeluarkan suara, baterai hanya perlu mengeluarkan daya untuk menggetarkan speaker kecil di dalam ponsel pintar saja. Bayangkan berapa banyak daya yang perlu baterai keluarkan untuk menggetarkan satu ponsel pintar, pasti banyak bukan?
Hal yang sama berlaku dalam penggunaan getar untuk fungsi yang lain, tidak hanya ketika ada panggilan masuk atau notifikasi saja. Terkadang, kamu secara tidak sadar menyalakan getar untuk setiap sentuhan pada layar ponsel pintar atau ketika bermain game. Matikanlah fitur getar apabila tidak benar-benar dibutuhkan dan tidak sedang menunggu panggilan penting untuk menghemat daya baterai.

3. Redupkan layar ponsel pintar
Apabila kamu mengatur tingkat kecerahan layar di titik maksimal, kurangilah sekarang juga. Hal ini dapat benar-benar menguras habis daya baterai ponsel pintar kamu. Menggunakan ponsel pintar terus menerus saja sudah menghabiskan daya baterai ponsel pintar, terlebih lagi apabila memaksimalkan tingkat kecerahan layar.
Apabila ponsel pintar kamu sudah mendukung fungsi tingkat kecerahan otomatis, aktifkan fungsi tersebut untuk mengoptimalkan daya baterai. Namun, alangkah lebih baik apabila kamu meredupkan tingkat kecerahan layar ponsel pintar hingga ke titik dimana kamu dapat melihat layar ponsel pintar kamu dengan cukup jelas. Apabila kamu melaksanakan tips ini, daya baterai ponsel pintar kamu akan menjadi jauh lebih hemat.

4. Tutup aplikasi yang tidak perlu
Dalam penggunaan ponsel pintar Android, tidak sedikit aplikasi yang masih berjalan di latar belakang meskipun kamu sudah keluar dan tidak menggunakan aplikasi tersebut. Hal ini sebenarnya merupakan fitur ponsel pintar yang canggih untuk melakukan beberapa pekerjaan sekaligus, akan tetapi di sisi lain juga menggunakan daya baterai yang besar. Apabila kamu tidak sedang menggunakannya, tutup aplikasi tersebut dari latar belakang.
Cara menutupnya, kamu cukup menahan tombol yang memunculkan daftar aplikasi yang masih berjalan di latar belakang. Biasanya, tombol tersebut berada di sebelah kanan beranda layar sentuh ponsel pintar kamu. Kemudian, geser aplikasi atau tekan tombol silang untuk benar-benar menutupnya dari latar belakang.

5. Matikan Bluetooth, Wi-Fi, GPS, dan 3G/4G apabila tidak digunakan
Seringkali kita lupa untuk mematikan fitur-fitur penunjang konektivitas seperti Bluetooth, Wi-Fi, GPS, dan akses data 3G setelah menggunakannya. Untuk menghemat baterai, matikanlah Bluetooth apabila kamu tidak sedang bertukar file dengan teman kamu. Selain itu, jangan lupa mematikan fitur Wi-Fi pada ponsel pintar kamu apabila di tempat kamu sekarang tidak memiliki jaringan akses Wi-Fi.
Apabila kamu sedang tidak membuka aplikasi yang membutuhkan fitur GPS seperti Path atau Google Maps, matikanlah GPS di ponsel pintar kamu supaya ponsel pintar kamu tidak terus-terusan mencari tahu posisinya yang sangat menguras daya baterai. Terakhir, matikanlah akses data 3G/4G apabila di tempat kamu sekarang berada tidak mendukung penerimaan sinyal 3G/4G. Ketika fitur-fitur tersebut dinyalakan, ponsel pintar Android kamu akan terus mencari koneksi Bluetooth, Wi-Fi, GPS, dan sinyal 3G/4G hingga dapat, hal ini tentu saja akan membuat daya baterai ponsel pintar Android kamu cepat habis.

Yuk Kenali Berbagai Sensor Pada Smartphone

Yuk Kenali Berbagai Sensor Pada Smartphone

Kecanggihan smartphone beberapa tahun belakangan ini memang nggak bisa dipungkiri lagi. Mulai dari alat bantu telepon dan SMS, sekarang smartphone bisa digunakan untuk mengukur berbagai jenis hal seperti kesehatan tubuh serta suhu. Ya, hal ini bisa dilakukan berkat teknologi sensor smartphone yang ada saat ini.

Apa itu sensor? Secara definisi, sensor merupakan sebuah komponen elektronik yang bisa mendeteksi sebuah event/situasi dalam lingkungan sekitar. Mau tahu sensor apa saja yang sudah ada di kebanyakan smartphone? Simak langsung di ulasan ini!

Mengenal Sensor Smartphone

1. Accelerometer

Ini dia sensor paling umum ditemukan pada setiap smartphone. Sensor accelerometer ini berfungsi untuk mendeteksi arah smartphone.

Jika kamu memutar smartphone ke arah vertikal, maka konten dari smartphone pun akan bergerak ke arah vertikal. Begitu pula sebaliknya dengan arah horisontal.

2. Gyroscope

Mirip seperti sensor accelerometer, sensor gyroscope juga mendeteksi arah pada smartphone.

Yang membedakan keduanya adalah arah yang dideteksinya. Jika pada sensor accelerometer, smartphone hanya bisa medeteksi sumbu X dan sumbu Y, sensor gyroscope bisa mendeteksi putaran.

Apa sih kegunaannya? Sensor ini biasa digunakan untuk keperluan kompas dan juga peta pada GPS kamu.

3. Proximity sensor

Sensor yang satu ini juga cukup sering kamu gunakan walaupun tanpa sadar, lho. Proximity sensor mengukur dan mendeteksi jarak dari smartphone ke objek-objek tertentu.

Contohnya, ketika kamu sedang melakukan panggilan pada smartphone, layar smartphone akan menjadi gelap ketika sedang berada di dekat telinga.

Namun, ketika kamu menjauhkan smartphone dari telinga, layar pun akan menyala sehingga kamu bisa melakukan aktivitas lain pada smartphone ketika sedang menelepon. Hal ini akan membantu menghemat baterai smartphone saat melakukan panggilan.

4. Magnetometer

Sensor magnetometer bisa mendeteksi gelombang magnetik di smartphone. Meski terdengar asing, tapi kamu cukup sering menggunakan sensor yang satu ini.

Pada aplikasi kompas, sensor magnetometer akan mendeteksi ujung polar utara sehingga kompas bisa memberikan arah yang tepat.

Selain itu, sensor ini juga berguna untuk mengunci layar smartphone ketika kamu menggunakan case tambahan. Pernah bukan kamu membeli casing smartphone yang secara otomatis mengunci layar ketika kamu menutupnya? Ya, ini adalah salah satu fungsi magnetometer.

5. Light sensor

Sensor cahaya pada smartphone sangat dirasakan ketika kamu sedang berada di tempat outdoor.

Smartphone secara umumnya akan secara otomatis meng-adjust tingkat keterangan pada layar. Inilah yang dilakukan oleh sensor cahaya.

Bahkan, di smartphone yang lebih canggih sensor ini bisa mendeteksi warna merah, biru, , putih, dan hijau secara sendiri. Hasilnya? Gambar yang ditampilkan pun akan memiliki warna yang sangat sempurna.

6. Barometer

Sensor barometer digunakan untuk mendeteksi tingkat tekanan atmosfer. Ketika kamu menggunakan fitur geo-tagging untuk mendeteksi lokasi kamu, maka sensor ini akan secara otomatis mengukur cuaca pada lokasimu.

Selain itu, sensor ini juga bisa digunakan untuk para pendaki gunung untuk mengukur tingkat altitude.

7. Thermometer

Hampir semua dari kamu pasti sudah familiar bukan dengan fungsi thermometer? Ya, sensor yang satu ini digunakan untuk mendeteksi suhu temperatur.

Sensor ini juga berguna untuk menjaga kelangsungan hidup smartphone kamu. Ketika kamu melakukan berbagai aktivitas berat di smartphone, baterai pun akan menjadi panas sehingga mempengaruhi suhu smartphone kamu.

Ketika kamu menggunakan aplikasi pengukur suhu pada smartphone, sensor akan mengecek suhu temperatur dan menginformasikannya ke kamu.

8. Pedometer

Sama seperti kegunaan sensor pedometer pada umumnya, di smartphone pun sensor ini digunakan untuk mengukur langkah yang kamu tempuh.

Sensor smartphone satu ini selalu digunakan di berbagai jenis aplikasi fitness, lho. eski belum tentu 100% akurat, tapi cukup canggih bukan untuk ukuran smartphone yang biasanya hanya digunakan untuk kebutuhan komunikasi saja?

9. Heart rate monitor

Sama seperti sensor pedometer, sensor heart rate monitor pun digunakan di berbagai aplikasi kesehatan.

Umumnya, sensor ini digunakan untuk mengukur detak jantung penggunanya. Dengan cara menempelkan jari pada kamera belakang, smartphone bisa mengukur denyut jantung per menitnya.

10. Fingerprint sensor

Ini dia sensor yang kini sangat populer bagi pecinta smartphone.

Sekuritas telah menjadi hal penting yang sangat diutamakan oleh pengguna smartphone. Karena itu, sensor fingerprint ini sangat diperlukan untuk menjaga semua data pada smartphone.

Sensor mendeteksi garis-garis jari yang sebelumnya sudah disimpan pada database smartphone. Untuk membuka kunci smartphone, kamu harus mempunyai garis-garis jari yang identik dengan yang sudah disimpan sebelumnya.

11. Harmful radiation sensor

Sensor smartphone ini nggak selalu ada di semua smartphone. Kabarnya, hanya smartphone yang lebih canggih saja yang memiliki sensor harmful radiation ini.

Gunanya pun sama seperti namanya, untuk mengukur tingkat radiasi pada suatu tempat dimana smartphone berada. Canggih, bukan?

Smartphone kamu terkena virus ? Ikuti Tips Langkah Jitu Menghapus Virus

Smartphone kamu terkena virus ? Ikuti Tips Langkah Jitu Menghapus Virus

Adware adalah perangkat lunak yang bersifat seperti virus dan bisa meng-install dirinya sendiri serta memunculkan iklan pop-up pada smartphone. Tentunya hal ini nggak cuma sangat menganggu pengalaman browsing-mu, tetapi juga memunculkan dampak menyebalkan lainnya, seperti kuota dan baterai yang ikut terkuras hingga kinerja smartphone yang jadi lebih lemot meski spesifikasi smartphone kamu sudah mumpuni.

Kini adware sering disusupkan oleh pihak yang nggak bertanggung jawab, bahkan sebelum smartphone tersebut sampai di tangan kamu. Untuk mencegah dan mengatasi berbagai dampak menyebalkan dari adware, ikuti tips menghapus adware berikut!

√ Tips Menghapus Adware

Cara paling sederhana untuk menghilangkan berbagai iklan yang menganggu pada smartphone adalah dengan mengunduh dan meng-install aplikasi yang mampu memblokir iklan alias “Ad-Block” seperti AdBlocker Browser atau AdBlocker Lite.

Kinerja aplikasi tersebut hanya akan membantu menghilangkan iklan-iklan yang muncul akibat adanya adware, namun tidak benar-benar menghapus adware yang ada. Jadi, pilihan ini bisa kamu gunakan setelah kamu benar-benar menghapus adware yang ada.

√ Gunakan Anti-Adware

Untuk menghapus adware, kamu bisa mencoba menggunakan aplikasi anti-adware yang tersedia di Google Playstore. Aplikasi ini akan membantu memindai smartphone dan menemukan sumber adwareyang mengganggu tersebut.

Setelah menemukan sumber adware, kamu bisa langsung menghapusnya. Namun, jika adware menyusup pada apalikasi bawaan, terkadang adware jadi tidak dapat dihapus begitu saja. Jika begitu, yang harus kamu lakukan adalah melakukan “Factory Reset”.

√ Factory Reset

Untuk menghapus virus yang menganggu, termasuk adware, memang paling ampuh dengan me-reset ulang smartphone kamu. Dengan melakukan “Factory Reset” kamu akan menghapus semua data di smartphone, termasuk juga virus-virus yang menginfeksinya.

Setelah melakukan back-up data-data pribadi, kamu cukup membuka pengaturan atau setting pada smartphone dan buka pengaturan privasi dimana kamu akan menemukan pilihan factory data reset. Cukup pilih dan smartphone akan melakukan proses reset.

Alternatif lain untuk melakukan “Factory Reset” adalah dengan menekan tombol volume, home, dan power secara bersamaan dalam beberapa detik hingga kamu dibawa menuju recovery mode yang di dalamnya terdapat pilihan factory reset.

Cara ini juga bisa kamu lakukan jika kamu merasa smartphone kamu sudah mulai lemot dan sering nge-hang.

√ Anti-Virus Smartphone

Setelah melakukan “Factory Reset”, smartphone akan terasa seperti baru lagi dimana semua aplikasi kembali menjadi seperti bawaan aslinya. Namun, bukan berarti smartphone kamu jadi aman dari adware.

Untuk pencegahan, ada baiknya kamu mengunduh anti-virus untuk smartphone-mu sehingga adware tidak bisa menyusup lagi. Hindari juga mengunduh aplikasi tidak resmi dan mengakses situs yang beresiko menyebar virus agar smartphone kamu nggak disusupi adware lagi.

Itulah beberapa cara yang bisa kamu lakukan jika kamu merasa smartphone kamu terinfeksi adware. Salah satu cara untuk mengidentifikasi apakah smartphone kamu disusupi adware oleh pihak nggak bertanggung jawab adalah ketika kamu membeli smartphone baru. Perhatikanlah laman awal “welcome” yang biasa disusul dengan registrasi akun Google.

Jika kamu tidak menemukan laman registrasi ini dan langsung diarahkan ke layar “Home”, ada baiknya kamu lakukan “Factory Reset” terlebih dahulu sebelum mengoperasikan kembali smartphone karena kemungkinan smartphone kamu sudah disusupi adware oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.

Tetap Produktif Dengan Bermodal Smartphone

Tetap Produktif Dengan Bermodal Smartphone

Telepon pintar, baik smartphone android atau iOs seringkali menjadi kambing hitam atas kemalasan manusia modern
sekarang ini. Karena pada smarpthone kini telah banyak sekali aplikasi yang bisa men-distract seseorang untuk
tetap produktif. Berbagai macam mobile game atau social media sering menjadi momok yang membuat seseorang lupa
ketika tengah berada dalam pekerjaan.

Namun, ditangan yang tepat sebenarnya smartphone bisa menjadi teman yang sangat handy. Selain karena ukurannya
yang pas dan mudah dibawa-bawa. Fitur-fitur smartphone sebenarnya sangat memudahkan orang untuk bisa bekerja
dimanapun dia berada.

Berbagai macam aplikasi banyak tersedia di Google Play Store, dan salah satunya adalah aplikasi bisnis untuk para
penggunanya.

√ Word Mobile

Bingung menyelesaikan tugas sementara sedang dalam perjalanan? Tidak perlu khawatir lagi karena pada smartphone
sudah tersedia aplikasi Word seperti MS Word di PC / Laptop. Tidak hanya milik Microsoft saja namun juga berbagai
macam aplikasi serupa yang dikeluarkan oleh developer lainnya. Anda bisa memilih mana yang lebih pas dan ringan
untuk digunakan.

Aplikasi Word ini juga menyediakan extensi lainnya berupa Excell untuk pekerjaan menggunakan Spread Sheet, atau
membuat presentasi seperti yang tersedia pada Power Point. Dan jika bingung untuk menyelesaikan pekerjaan yang
sedang dikerjakan di PC kantor. Maka anda cukup menambahkan satu aplikasi lagi bernama Microsoft One Drive. Dimana
aplikasi Microsoft One Drive ini memiliki keunggulan seperti Dropbox yang bisa diakses kapanpun walau menggunakan
smartphone.

√ My Budget Book

Aplikasi yang satu ini cocok untuk pemilik start up atau bisnis rintisan. Karena didalam aplikasi bisnis ini
terdapat banyak sekali fitur yang membantu menyelesaikan, mencatat dan mengelola pemasukan serta pengeluaran.
Aplikasi ini juga tersedia secara gratis di Google Play Store tanpa iklan sama sekali. Namun, aplikasi ini untuk
alasan keamanan pengguna tidak dapat tersambung dengan internet.

My Budget Book juga menambahkan fitur back up secara otomatis untuk menjaga data yang di input oleh penggunanya.
Dengan banyaknya fitur yang ada, aplikasi ini telah digunakan oleh para pebisnis rintisan di seluruh dunia.

√ Personal Finance

Aplikasi smartphone untuk bisnis selanjutnya adalah MoneyWiz 2 – Personal Finance. Aplikasi yang bisa diunduh
secara gratis di Google Play Store ini adalah sebuah aplikasi bisnis untuk mengelola keuangan secara detail dan
lengkap. Aplikasi ini cukup populer dikalangan para perintis start up karena fitur yang sangat membantu
penggunanya.

Banyak sekali situs situs bisnis dunia yang telah memuat aplikasi ini di halaman mereka, misalnya; Forbes, The
Telegraph, The Independent, TUAW, Cult of Mac, Mashable dan masih banyak lagi lainnya. Yang cukup menarik,
dibandingkan dengan My Budget Book tadi adalah tersedianya online banking di seluruh dunia yang bisa di sinkronkan
dengan aplikasi lainnya.

√ Presentation Link

Salah satu hal yang paling sering dilakukan di dunia bisnis sekarang adalah kerjasama. Baik antar individu maupun
yang sifatnya B2B. Dan untuk menjembatani proses itu, maka dibutuhkan sebuah media presentasi yang baik agar pesan
juga tersampaikan.

Jika sebelumnya nama Microsoft Power Point cukup terkenal, dan mungkin menjadi salah satu aplikasi yang paling
banyak digunakan oleh orang orang. Kini sudah ada aplikasi lainnya yang sejenis dengan produk Microsoft yang bisa
diunduh melalui Google Play Store. Namun, yang paling penting setelah media presentasi siap adalah menyambungkan
ke layar. Dan Presentation Link inilah yang dapat melakukan tugas tersebut.

Sebagai salah satu aplikasi bisnis yang paling terkenal, Presentation Link memungkinkan pengguna smartphone untuk
menampilkan presentasi mereka ke layar tanpa bantuan kabel. Cukup dengan memasukkan IP address PC yang ingin
dijadikan media tayang, Presentation Link akan menyambungkannya secar otomatis. Bahkan semua kontrol untuk next
slide sekalipun bisa diakses melalui smartphone. Menarik bukan?

Menggunakan smartphone sebagai salah satu alat bantu menjalankan bisnis telah banyak dilakukan di dunia. Selain
karena lebih efisien, smartphone juga mudah dibawa kemana mana. Tentunya hal ini bisa sangat mungkin terjadi
karena banyak sekali aplikasi yang mendukungnya.

Ini Dia Keunggulan Android Oreo yang harus kamu tahu

Ini Dia Keunggulan Android Oreo yang harus kamu tahu

Android Oreo adalah versi Android yang dirilis pada urutan kedelapan dengan code “O” pada awalnya. OS ini pertama kali dirilis dan dipreview pada bulan Maret tahun 2017. Dan dirilis secara resmi pada publik baru pada bulan Agustus 2017.

OS Android Oreo ini memiliki banyak sekali fitur baru yang melengkapi versi Android sebelumnya yakni OS Android Nougat. Beberapa fitur baru yang ada antara lain adalah notifikasi yang ditampilkan dalam bentuk grup, foto dalam foto yang sudah suport pada video, peningkatan performa OS Android sekaligus pengoptimalan daya baterai.

Selain itu juga terdapat support untuk autofillers, bluetooth 5, integrasi dengan aplikasi VoIP, jangkauan daya tangkap Wifi yang makin luas, serta tampilan warna yang semakin kaya. Android O ini juga sudah bisa untuk menjalankan beberapa sistem yang dikhususkan untuk Android GO.

√ Smartphone Android Oreo Pertama

Smartphone Android dengan OS Android Oreo yang pertama kali muncul adalah Nexus 5x, Nexus 6P, Nexus Player, Pixel C dan smartphone Pixel lainnya. Smartphone dengan OS Android O ini “mencicipi” keunggulan Android Oreo pertama kali pada bulan Maret 2017. Dan setelahnya terdapat beta version yang dirilis pada bulan Mei 2017.

√ Keunggulan Android Oreo

Keunggulan Android Oreo terdapat pada fitur yang tersemat di dalamnya. fitur menarik dan terbarukan berhasil disuguhkan pihak developer melalui OS Android Oreo ini. Beberapa fitur ini lebih cenderung meningkatkan user experience sehingga lebih nyaman digunakan oleh penggunanya. Tidak hanya dari segi tampilan saja, namun juga penggunaan daya baterai yang selama ini dirasa belum optimal meski sudah hadir OS Android Nougat.

Notifikasi baik aplikasi maupun pesan pada versi Android O ini telah bisa digabungkan menjadi beberapa kelompok grup yang disebut sebagai “channel”. Pada Android O juga dapat terintegrasi dengan foto dalam foto yang support dengan aplikasi Youtube ataupun Youtube Red. Dari segi desain, Android Oreo ini memberikan tampilan warna putih pada bagian tema. Tak hanya itu saja, Android Oreo memberikan kesempatan pengguna untuk mengubah suara notifikasi, baik ringtone, alarm pada bagian setting khusus.

Dan yang paling penting dari kehadiran Android Oreo ini adalah penggunaan daya yang lebih teroptimasi dibandingkan versi sebelumnya. Pada versi Android O ini, juga bisa menampilkan sisa baterai yang ada pada beberapa device yang sedang connect dengan smartphone. Selain itu, Android Oreo juga membatasi penggunaan aplikasi pada background (atau penggunaan multitasking) sehingga baterai smartphone lebih hemat.

Android Oreo memberikan pengguna beberapa emoji / emoticon baru yang sudah tersedia pada Unicode 10 standart. Emoji-emoji ini juga termasuk beberapa font emoji yang telah didesain ulang setelah sebelumnya tampilan Emoji menayangkan jenis “blob” sejak Android KitKat.

Keunggulan lain dari Android O adalah ditambahkannya fitur automatic repair system. Fitur automatic repair sistem ini diberi nama “Rescue Party” yang dapat mendeteksi komponen komponen atau masalah lain pada smartphone pada saat dinyalakan. Secara otomatis seperti namanya, fitur ini akan menyajikan beberapa langkah langkah untuk mengatasi permasalahan pada smartphone. Dan jika langkah langkah ini gagal dilakukan, maka secara otomatis smartphone akan mengalami factory reset.

√ Penggunaan Pada Android GO

Sejak bermunculan banyak sekali smartphone Android GO, yang menyasar segment smartphone murah. OS Android pun banyak sekali mengalami penyesuaian, dan salah satunya adalah Android Oreo. Pada Android GO, OS Android Oreo mampu mengurangi penggunaan data ketika connect dengan internet. Dan tidak hanya itu, aplikasi bawaan Google yakni Play Store juga memiliki desain khusus dengan bobot yang lebih ringan.

Inilah beberapa alasan tidak perlu beralih dari Android ke IPhone

Inilah beberapa alasan tidak perlu beralih dari Android ke IPhone

Memiliki iPhone sebagai gawai utama seolah menjadi gensi tersendiri bagi sebagian besar orang. Seperti yang kita
ketahui, iPhone selalu unjuk diri dengan harga yang lebih dibandingkan dengan brand ponsel lain pada umumnya.
Karena hal tersebut, maka IPhone telah berhasil menciptakan kesan sebagai ponsel terbaik dan sempurna untuk
dimiliki setiap orang.

Jika anda adalah pengguna android yang mempunyai niat untuk beralih ke iPhone, ada baiknya ada menyimak terlebih
dahulu ulasan di bawah ini sebagai bahan pertimbangannya.

Beberapa alasan bahwa anda tidak perlu beralih dari Android :

√ Android lebih banyak pilihan

Pada saat anda memilih seri terbaru dari iPhone, maka anda hanya berputar pada beberapa pertimbangan, seperti
besarnya memori, ukuran layar serta desainnya. Beda halnya dengan Android, dengan harga yang setara dengan seri
terbaru dari iPhone, anda memiliki banyak sekali pilihan yang ditawarkan oleh Android. Tidak hanya berkaitan
dengan kedaan fisik dan brandnya saja, anda juga bisa mempertimbangkan berdasarkan aspek lainnya seperti fitur
kamera dan lain sebagainya.

√ Mendukung SD Card

Perlu anda ketahui, bahwa iPhone tidak memiliki slot SD Card. Dengan demikian kapasitas memori iPhone hanya
sebatas memori internal yang dimilikinya saja. Berbeda dengan Android yang mampu menawarkan kapabilitas kartu
memori mencapai 128 GB.

√ Fitur Goggle Maps

Bagi pengguna iPhone, anda bisa menggunakan fitur Goggle maps namun bisa dikatakan belum sempurna karena harus
berursan dengan Apple maps, bahkan tidak bisa dijadikan sebagai default. Beda dengan android, Goggle Maps nya
sudah terintergrasi dengan sangat baik.

√ Pembersihan chace lebih mudah

Jika di android anda bisa lebih mudah menghapus chace untuk mendapat perluasan ruang. sedangankan iPhone jarang
memiliki cara kerja seperti itu.

√ Tampilan kustom lebih bebas

iPhone atidak memiliki kustomisasi pada tampilan. Di android anda bisa dengan bebas merubah tema, menginstal aneka
launcher, mengganti tampilan layar dan lain-lain.

√ Pengaturan aplikasi default

Untuk iPhone aplikasi akan selalu terikat dengan Mail, Safari dan Apple Maps kecuali jika memang menggunakan pihak
ketiga. Di android, anda bisa dengan bebas menentukan defaul app apapun.

√ Split Screen Multitasking

Di beberapa tipe android fitur ini sudah disediakan, yang berguna bagi orang yang bekerja secara multitasking,
yang mampu secara sekaligus menampilkan dua tampilan aplikasi. Dan sejauh ini, iPhone belum memiliki fitur ini.

√ Multiple use Support

Hal lainnya yang tidak terdapat di iPhone, di android anda bisa menambahkan akun use atau guest yang memiliki
fungsi untuk mengatur aplikasi apa saja yang bisa dibuka oleh orang lain.

√ Instal aplikasi dari manapun

Di android anda bisa bebas mendapatkan aplikasi dari manapun, tidak hanya di Google Play Store saja. Beda dengan
iPhone yang semuanya harus berkaitan dengan Apple Store.

√ Memiliki Smart Assisstant

Di android anda bisa menggunakan Goggle Now dan Google Assistant untuk melakukan perintah, seperti membuka
aplikasi atau menyalakan layar.

√ Tampilan notif yang lebih baik

Tumpukan notif di iPhone memiliki proses pembersihan yang tidak praktis, kecuali jika menggunakan ponsel dengan 3D
touch. Di android anda hanya perlu melakukan swipe untuk mengatasinya.

√ Bebas mendownload musik dan video

Di iPhone untuk mendapatkan musik dan video anda harus tersinkron dengan iTunes, mengunduh lewat komputer atau
menggunakan aplikasi yang aksesnya hanya bisa didalamnya saja. Di android anda bisa mengunduh dengan bebas dari
manapun.

Nah itulah alasan-alasan kuat bahwa anda pengguna android tidak perlu beralih ke iPhone. Sebagai kesimpulan dari
artikel di atas, bahwa Android lebih user friendly, namun itu tidak mutlak, karena standar penilaian seseorang
tidak bisa disamakan semua.

Manfaat Smartphone Bagi Kehidupan Sehari-Hari

Manfaat Smartphone Bagi Kehidupan Sehari-Hari

Berbicara mengenai Smartphone, sesungguhnya salah satu jenis gadget yang ini memiliki banyak sekali manfaat yang besar di dalam kehidupan. Tidak hanya bisa dipergunakan untuk saling berkomunikasi dengan saudara, teman, ataupun juga orang baru, nyatanya Smartphone memiliki fungsi yang sangat luas.

Namun meskipun Smartphone memiliki banyak manfaat, nyatanya Smartphone juga kini seolah sudah menjadi candu bagi setiap penggunanya. Bayangkan saja, berapa puluh kali anda memasukan dan mengeluarkan Smartphone dari saku/tas anda dalam sehari? berapa kali anda memegang dan menggunakan Smartphone dalam sehari? Bisakah sehari saja anda hidup tanpa Smartphone? Jawabannya bisa anda tanyakan pada diri sendiri.

Melihat pada kenyataan bahwa Smartphone sangat sulit sekali untuk terlepas dari setiap kegiatan sehari-hari, alangkah baiknya jika anda menggunakan Smartphone sebagai fasilitas yang membuat anda semakin menjadi manusia yang lebih produktif dan kreatif.

Inilah 5 Manfaat Smartphone di dalam Kehidupan Sehari-hari

Sesuai dengan namanya, ponsel pintar memang benar-benar bisa membantu berbagai kegiatan kita di dalam berbagai bidang kehidupan dengan cara kerjanya yang begitu instan, cepat dan mudah. Dan berikut ini adalah beberapa manfaat Smartphone yang sangat membantu berbagai urusanmu di dalam kehidupan sehari-hari. Diantaranya yaitu sebagai berikut:

1. Sarana Komunikasi yang Efektif Dan Efisien

Sesuai dengan namanya, ponsel pintar memang benar-benar bisa membantu berbagai kegiatan kita di dalam berbagai bidang kehidupan dengan cara kerjanya yang begitu instan, cepat dan mudah. Dan berikut ini adalah beberapa manfaat Smartphone yang sangat membantu berbagai urusanmu di dalam kehidupan sehari-hari. Diantaranya yaitu sebagai berikut:

2. Bisa Menyelesaikan Berbagai Urusan Pekerjaan

Pekerjaan bisa lebih mudah diselesaikan hanya berbekal 1 Smartphone saja. Misal, anda perlu mengirim file penting ataupun dokumen kerja pada bos anda dengan segera, namun jarak anda sangat tidak memungkinkan dengan waktu yang dibutuhkan. Namun dengan Smartphone, anda hanya perlu mengirimnya lewat email atau aplikasi tertentu tanpa perlu repot-repot menemui secara langsung. Simpel sekali bukan?

3. Bisa Digunakan Sebagai Fasilitas Untuk Usaha dan Bisnis

Bisnis online kini kian menjamur, dan Smartphone sangat ramah dengan anda yang minim budget. Anda bisa memasarkan dan jual beli apapun tanpa perlu membuka lapak atau lahan berdagang yang membutuhkan biaya besar. Usaha atau bisnis anda tetap lancar asal anda bisa mempromosikan dengan baik dan gigih.

4. Mempermudah Kita untuk Mengetahui Segala Informasi

Dengan Smartphone kita bisa mengakses internet dengan lebih mudah dan cepat, sehingga informasi apapun bisa dengan mudah kita ketahui hanya dengan 1 benda yang anda genggam di tangan. Contoh kecil dari manfaat yang dimiliki Smartphone, misalnya anda bisa mengetahui informasi suatu alamat atau tempat dengan mudah hanya dengan mencaritahunya melalui Google Map.

5. Mampu Menyimpan Ratusan Hingga Ribuan Dokumen Penting

Smartphone bisa kita sebut sebagai komputer mini. Hal tersebut sejalan dengan salah satu fungsi yang dimiliki oleh Smartphone, salah satu contohnya adalah sebagai tempat penyimpanan dokumen. Di Smartphone, anda bisa menyimpan ratusan bahkan hingga ribuan dokumen penting. Dan ketika anda membutuhkannya, anda bisa dengan mudah mencarinya. Dengan demikian, Smartphone bisa dijadikan sebagai media penyimpanan kedua setelah komputer.

Itulah beberapa manfaat Smartphone yang sangat berperan penting di dalam kehidupan sehari-hari. Tentu, dengan manfaat tersebut sudah sepatutnya kita menggunakan Smartphone secara bijak dan tidak untuk di salah gunakan.

Alasan yang Menyebabkan Harga Smartphone Android Lebih Murah

Alasan yang Menyebabkan Harga Smartphone Android Lebih Murah

Saat ini, banyak sekali ragam pilihan Smartphone Android dari berbagai brand yang memiliki harga murah dan bisa anda jadikan pertimbangan untuk membelinya. Tidak hanya satu atau dua brand, bahkan ada banyak sekali brand yang bisa dengan bebas dan mudah anda pilih di gerai-gerai atau counter-counter terdekat yang menjualnya. Dengan demikian, anda tidak perlu lagi merasa kebingungan dalam membeli Smartphone baru dengan harga yang terjangkau.

Anda mungkin akan bertanya-tanya mengenai penyebab banyaknya Smartphone Android yang dijual dengan harga murah. Sedangkan untuk beberapa brand yang cukup ternama seperti Windows Phone, iPhone serta Blackberry dibandrol dengan harga yang cukup mahal, bahkan bisa dibilang sangat mahal bagi beberapa orang. Belum lagi jika anda mulai membandingkan kelengkapan spesifikasi pada Smartphone Android yang cukup mumpuni tapi tetap dibandrol dengan harga murah, tentunya hal tersebut akan membuat anda sedikit kebingungan bukan?

Nah, daripada anda penasaran, dilansir dari sumber terpercaya, berikut ini adalah penjelasan mengenai alasan Smartphone Android bisa dijual dengan harga murah.

Alasan Harga Smartphone Android bisa dijual dengan harga murah
harga smartphone android

Sejenak coba kita bandingkan, antara Smartphone Android dengan ponsel kenamaan yang memiliki brand iPhone. Keduanya memiliki banyak kesamaan, seperti kamera, RAM, besar layar sentuh, ukuran pada ruang penyimpanan yang terdapat di dalamnya, serta berbagai persamaan lainnya. Namun perlu anda ketahui, salah satu hal yang paling membedakan diantara keduanya adalah berada pada bagian sistem operasinya.

Sistem operasi pada Android inilah yang menjadikan harga Smartphone Android dibandrol dengan harga murah. Dan mengapa sistem operasi pada Android yang jadi penyebabnya? Jawabannya adalah karena sistem operasi pada Android dibuat dengan tujuan agar mampu untuk terus dikembangkan dengan bebas.

Android yang dibuat berdasarkan suatu sistem open source tentunya akan menjadikan banyaknya vendor yang mengembangkan bagian sistem operasinya. Dan sistem operasi tersebut tentunya akan memiliki ciri khas tersendiri yang akan disesuaikan. Oleh karena itu, tak heran jika kini banyak sekali vendor Smartphone yang mengeluarkan Smartphone Android dengan berbagai tipe yang bisa dengan mudah anda pilih.

Dan salah satu negara yang menerapkan sistem ini dalam pembuatan atau memproduksi Smartphone Android adalah negara China. Dikarenakan informasi mengenai sistem operasi yang bisa didapatkan dan dikembangkan dengan bebas seperti inilah yang pada akhirnya menyebabkan murahnya harga yang dibandrol untuk Smartphone Android.

Hal ini tentunya jauh berbeda dengan iOs yang benar-benar ekslusif dan hanya dikembangkan untuk iPhone saja. Artinya, untuk iPhone sistem open source atau berbagi informasi, tidak berlaku.

Namun dikarenakan sistem operasinya bisa dengan bebas dan leluasa dikembangkan disertai dengan berbagai sistem yang ditambahkannya, sering sekali banyak orang yang beranggapan bahwa Smartphone Android yang bersifat umum ini benar-benar rentan untuk terkena dan terserang virus.

Lantas, apa yang menyebabkan ada Smartphone Android yang dibandrol dengan harga mahal?

Terlepas dari banyaknya harga Smartphone Android yang memiliki harga cukup terjangkau di pasaran. Nyatanya ada juga Smartphone Android yang memiliki harga cukup mahal dan cukup bersaing dengan harga yang dibandrol pada iPhone terbaru yang bahkan bisa mencapai belasan juta rupiah. Dan perlu anda ketahui, yang menjadikan Smartphone Android dibandrol dengan harga mahal adalah hardware, build quality, merek dan juga layanan purna jualnya, serta fitur pendukungnya.

Hai kak, ada yang bisa kami bantu ?
Powered by